Buffers

Buffer atau yang dikenal juga dengan larutan penyangga adalah larutan yang dapat digunakan untuk mempertahankan besaran pH tertentu dengan cara menambahkan asam, basa atau pengenceran relatif dalam besaran tertentu. Buffer tersusun dari gabungan antara dua komponen yang berlawanan, yaitu antara basa lemah dengan asam konjugatnya atau asam lemah dengan basa konjugatnya. Reaksi buffer antara dua komponen ini disebut dengan reaksi asam-basa konjugasi. Sebagai contoh dari buffer adalah antara C5H5N sebagai basa lemah dengan C5H5NHCl sebagai garam penghasil ion yang merupakan asam konjugasi.

Buffer memiliki ciri khas yang unik, yaitu hanya akan mengalami sedikit perubahan pH dengan pemberian sedikit asam atau basa kuat. Hal tersebut membuat larutan buffer tidak mengalami perubahan yang siginifikan dengan pH awal.

 

Manfaat buffer atau larutan penyangga sangat beragam dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari obat-obatan, fotografi, industri kulit dan zat warna. Selain itu, salah satu fungsi lain dari larutan penyangga atau buffer adalah penerapannya dalam biomolekuler. Buffer atau larutan penyangga merupakan salah satu komponen penting yang dibutuhkan dalam proses PCR yaitu berfungsi menyediakan lingkungan yang cocok untuk aktivitas optimum dan stabilitas DNA polimerase. Buffer ini mengandung ion Mg2+ yang sangat mempengaruhi setiap tahapan reaksi PCR.

BAGIKAN HALAMAN INI KE REKAN MU
Scroll